Notification

×

Iklan


 

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Niat Tagih Uang Kos, Saat Ketuk Pintu Ternyata...

Sabtu, 07 Agustus 2021 | 15.38.00 WIB Last Updated 2021-08-07T08:38:51Z

 

Evakuasi jenazah oleh Petugas Polsek dan Tim medis RS Bhayangkara Nganjuk, Sabtu (7/8/2021)

Laporan : Indra W | Kontributor Nganjuk

Editor : Budi Santoso | Kaperwil Jatim


NGANJUK,harian7.com - Penemuan mayat seorang laki-laki dalam kondisi membusuk disebuah kamar kos di Jalan Ronggowarsito, Kelurahan Kauman, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur gegerkan warga, Sabtu (7/8/2021) pukul 09.00 WIB.

Diketahui identitas korban adalah Slamet Hartono, Laki-laki, usia 50 tahun, alamat korban Lingkungan Kedungbanteng, Kelurahan Bogo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban hanya tinggal bersama istrinya yaitu Sutini, perempuan, usia 42 tahun, alamat asal Kelurahan Cangkringan, Kecamatan dan Kabupaten Nganjuk, dan diketahui memiliki gangguan mental.

Kronologi penemuan jenazah berawal dari salah satu saksi yakni Badroni, laki-laki, usia 46 tahun sebagai pemilik rumah kos yang ditinggali korban dan istinya. Kamis (5/8/2021) saksi melihat korban terjatuh dikamar mandi tetapi korban masih bisa bangun lagi dan berjalan kembali ke kamar untuk beristirahat, dikarenakan kondisi korban yang pada saat itu sedang tidak sehat. 

Namun pada keesokan harinya, Jumat (6/8/2021), korban tidak terlihat keluar dari kamarnya, tetapi saksi masih melihat istri korban berada dirumah. Dan pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 WIB saksi berniat menemui korban guna menanyakan perihal kamar kos. Karena dipanggil beberapa kali korban tidak menyahut, maka saksi masuk ke kamar kos dan terkejut menemukan korban yang sudah tidak bernyawa dalam kondisi terlentang diatas tempat tidur.
Saksi langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Nganjuk

Begitu mendapat laporan, petugas Polsek Nganjuk beserta tim medis dari RS Bhayangkara Nganjuk langsung turun ke TKP guna evakuasi jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk.

Pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi dari tim forensik untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana yang menjadi penyebab kematian korban. Sementara adanya ceceran darah di TKP, dikarenakan bagian dari jenazah yang membusuk selama beberapa hari.

"Saat ditemukan korban menggunakan kaos warna biru tua, celana kolor pendek warna abu-abu muda, kondisinya sebagian dalam keadaan lebam membusuk, dan tidak ada tanda penganiayaan," ungkap Kapolsek Nganjuk.
×
Berita Terbaru Update