Notification

×

Iklan


 

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Warga Desa Tulakan Terima Vaksin Dosis Pertama dan Kedua Guna Antisipasi Penyebaran Covid-19

Rabu, 01 Desember 2021 | 18.39.00 WIB Last Updated 2021-12-01T11:39:54Z

 

Pelaksanaan vaksin dosis pertama dan kedua di Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Rabu (1/12/2021)

Laporan : Budi Santoso


NGAWI,Harian7.com - Pemerintah Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi mulai vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua dengan sasaran lansia dan masyarakat umum Desa Tulakan, Rabu (1/12/2021).


Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa kembali melakukan kegiatan perekonomian dengan tenang dan tidak khawatir dengan Covid-19. Vaksinasi dilakukan di gedung Muhamad Yusuf, Klinik Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.


Petugas yang melayani masyarakat berasal dari UPT Puskesmas Sine dengan dihadiri langsung oleh Kapolsek Sine, AKP Slamet, Danramil Sine, Kapten Wardoyo, Kepala UPT Puskesmas Sine, Dr. Rahayu, Kepala Desa Tulakan, Wiyono, Sekcam Sine, Agung Setya Pratono, Gugus tugas Kecamatan Sine dan Desa Tulakan.


Vaksin yang digunakan berjenis AstraZeneca dan Sinovac. Penerima vaksinasi  berjumlah 681 penerima dengan penerima tertunda sebanyak 25 penerima.


Dari data yang didapat, vaksin dengan jenis Astrazeneca untuk lansia dosis pertama sebanyak 73 dan dosis kedua 175. Dan untuk masyarakat umum dosis pertama sebanyak 110 dan dosis kedua sebanyak 323 penerima.



Vaksinasi dosis pertama dan kedua ini dilakukan kepada masyarakat Desa Tulakan untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Sinw. Hal ini sudah sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi dari Kementerian Kesehatan.


Kepala UPT Puskesmas Sine, Dr. Rahayu mengatakan, adanya kegiatan vaksinasi ini adalah untuk mempercepat penanggulangan penyebaran covid-19 agar tidak semakin meluas.


"Harapannya dengan diadakan vaksin ini agar masyarakat bisa kembali melakukan kegiatan perekonomian dengan tenang, aman, dan nyaman karena sudah diberi tameng berupa vaksin ini," ungkap Dr. Rahayu.

×
Berita Terbaru Update