Notification

×

Iklan


 

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Akibat Pertikaian Dua Kelompok Perguruan Silat, Polresta Surabaya Pastikan Proses Hukum Berjalan

Sabtu, 18 Desember 2021 | 13.18.00 WIB Last Updated 2021-12-18T06:18:55Z

 

Kapolresta Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan saat memberikan keterangan pada awak media

Laporan : Salsabiila

Editor : Budi Santoso


SURABAYA,Harian7.com -  Berkaitan dengan korban yang dirugikan atas insiden pertikaian dua kelompok perguruan silat yakni Perguruan Setia Hati Teratai (PSHT) dan IKS PI Kera Sakti yang terjadi di lapangan Balai RW XV, Wonorejo, Tandes Surabaya, Jumat (17/12/2021) dini hari.


Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menegaskan akan memproses laporan polisi terkait laporan pertikaian tersebut.


"Yang pasti, kami akan melakukan upaya sesuai aturan hukum yang ada, jadi siapapun yang berbuat melanggar hukum pasti akan kami proses sesuai mekanisme yang berlaku, ungkap Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.


Kombes Pol Yusep juga mengapresiasi kedewasaan salah satu perguruan yang memilih meredam aksi massa yang hendak datang ke Surabaya untuk melakukan aksi balasan.


"Terimakasih sudah mempercayakan proses hukum terhadap kepolisian, kami mengimbau agar tidak ada kejadian serupa di Surabaya," imbuhnya


Sementara itu, Ketua Ranting IKS PI Kera Sakti Wonorejo, Riyanto secara dewasa menyikapi persoalan yang tengah dialami oleh anggotanya.


"Kami menyerahkan seluruh proses hukum terhadap kepolisian. Kami juga menahan diri untuk tidak melakukan balasan terhadap oknum perguruan silat yang menyerang kami," pungkasnya.


Sebelumnya, pertikaian terjadi di lapangan Wonorejo, Tandes Surabaya saat IKS PI Kera Sakti tengah berkumpul dan dihadang oleh sekelompok oknum pendekar silat dari perguruan PSHT. Akibat pertikaian itu, sepuluh orang luka dan satu motor yang dinyatakan hilang.

×
Berita Terbaru Update