Notification

×

Iklan


 

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mencitrakan Polisi yang Merakyat, Bripka Sutrisno Aktif Jadi Bilal dan Membumikan Gerakan Solawat di Masyarakat

Kamis, 04 November 2021 | 14.09.00 WIB Last Updated 2021-11-04T07:09:48Z

 

Bripka Sutrisno membumikan gerakan sholawat di kalangan masyarakat 

Laporan : Salsabiila

Editor : Budi Santoso


PAMEKASAN,Harian7.com - Bripka Sutrisno, Banit Binmas Polsek Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura tidak hanya dikenal sebagai Polisi yang merakyat di kalangan masyarakat.


Polisi kelahiran Desa Murtajih, Pamekasan juga dikenal sebagai Polisi yang aktif berkeliling Safari Jumat menjadi Bilal di sejumlah masjid sejak tahun 2015


Dalam setiap pekan, ia memiliki jadwal khusus menjadi Bilal di sejumlah Masjid Pamekasan. Saat menjadi Bilal pun, Bripka Sutrisno mengaku masih tetap berseragam Polisi.


"Pertama saat saya jadi Bilal dan berseragam itu di Masjid Ponpes Kayu Manis," ungkap Bripka Sutrisno


Tujuannya menjadi Bilal di sejumlah Masjid Pamekasan adalah ingin mencitrakan Polisi yang merakyat dan mengayomi di kalangan masyarakat. Selain itu, dirinya juga ingin mengajak masyarakat untuk membumikan sholawat.


Selain menjadi Polisi, Bripka Sutrisno juga menjadi Takmir Masjid Nurul Huda, Dusun Pangkepek, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.


Tak hanya itu, Bripka Sutrisno juga menjadi vokal utama di Majelis Solawat Riyadlul Jannah Madura. Bahkan, saat membacakan Solawat di atas panggung, Bripka Sutrisno masih tetap berseragam Polisi.


"Sama pimpinan majelis Solawat, saya memang disuruh berseragam Polisi untuk mendekatkan diri ke masyarakat," imbuh Bripka Sutrisno


Bripka Sutrisno mengaku ingin merubah sebagian stigma buruk di kalangan masyarakat tentang profesi Polisi yang sebagian dianggap negatif.


Awal mula saat menjadi Bilal dan aktif di majelis Solawat, ada masyarakat yang tidak suka. Namun lambat laun, ketidaksukaan masyarakat itu bisa diubah dengan bersolawat bersama.


"Saya sekarang fokus ke gerakan membumikan Solawat di masyarakat, karena dengan Solawat itu hati yang keruh atau kotor bisa jadi bersih," ujarnya.


Jika masyarakat ingin mengikuti perilaku Polisi yang baik, strateginya harus memberikan contoh yang baik terlebih dahulu.


Nantinya masyarakat akan mencontoh perilaku dan tingkah laku kita. Seperti gerakan membumikan Solawat ini.


Bahkan saat ini, Bripka Sutrisno juga mengajak rekan sejawat dan adik tingkatnya agar ikut andil membumikan gerakan Solawat di masyarakat.


Untuk sekarang anggota Polisi yang ikut di majelis Solawat ada sekitar 100 orang lebih dan mereka sebagai jemaah.


"Janganlah menjadi Polisi yang sombong dalam bekerja di masyarakat, dahulukan akhlak dan perilaku serta saling menghargai," ujar Bripka Sutrisno


Sementara itu, Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto mengapresiasi gerakan membumikan Solawat dan menjadi Bilal yang dilakukan oleh anggotanya tersebut.


Perilaku tersebut menjadi contoh yang baik bagi masyarakat untuk ditiru, serta bisa mendekatkan polisi dengan masyarakat hingga tercipta situasi yang aman, tertib dan kondusif.


"Kami Polisi Indonesia akan berkomitmen senantiasa melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban," tegasnya.

×
Berita Terbaru Update