Notification

×

Iklan


 

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sukseskan Penurunan Angka Covid-19, Forkopimda Ngawi Gelar Rapat Koordinasi Sinegritas Pelaksanaan Vaksinasi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 19.36.00 WIB Last Updated 2021-10-14T12:36:52Z

 

Forkopimda Kabupaten Ngawi gelar rapat koordinasi sinegritas pelaksanaan vaksinasi covid-19 di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur

Laporan : Salsabiila | Kontributor Ngawi

Editor : Budi Santoso | Kaperwil Jatim


NGAWI,Harian7.com - Forkopimda Ngawi gelar rapat koordinasi sinegritas pelaksanaan vaksinasi covid-19 di wilayah Kabupaten Ngawi, bertempat di Aula Rupatama Parama Satwika Polres Ngawi, Jawa Timur, Kamis (14/10/2021).


Rapat dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya, Wakapolres, Kompol Ricky Tri Dharma, Dandim 0805 Ngawi, Letkol Inf. Totok Prio Kismanto, Sekretaris Kabupaten Ngawi, M. Shodiq Triwidianto, Perwakilan Kasatpol PP, Arif Setyono, Kadinkes Ngawi, Dr. Yudono, Sekdin Disparpora, Irawan E.C, Direktur RSUD Soeroto, Agus P, PJU Polres Ngawi, Kapolsek jajaran, Danramil jajaran Kodim 0805 dan KUPT Puskesmas se-Kabupaten Ngawi. 


Dalam rapat koordinasi tersebut disepakati beberapa hal antara lain :


a. Tenaga kesehatan yang dinonaktifkan di tiap puskesmas bisa dialihkan ke GOR, sehingga dalam pelaksanaan vaksinasi di GOR dapat mencapai target 3000.


b. Target pencapaian 100% Ngawi sebanyak 690.934 orang dengan rincian :

- Target masuk level 1 sebesar 70 persen dosis 1 sejumlah 483.654 sampai dengan tanggal 13 oktober 2021 sejumlah 326.473.

- Belum divaksin sejumlah 157.181, jika target per hari 7.000 dosis tercapai maka butuh waktu 23 hari kerja.


c. Upaya menangani hambatan pergerakan sasaran dan masyarakat yang pilih-pilih vaksin, sebagai berikut :


1) target vaksinasi di suatu wilayah harus ada by name by adress yg jelas dan harus dapat dari pihak desa.


2) Ada pengumuman H-1 dan hari H oleh pihak desa lewat toa Masjid terdekat atau dari pihak babin TNI POLRI.


3) Materi selain mengenai vaksinasi juga menyampaikan kewajiban dan sanksi bila masyarakat tidak mau divaksin (Perpres no. 14 tahun 2021).


4) Komunikasi koordinasi, evaluasi, dan tindak lanjut terhadap hasil kegiatan oleh tiga pilar.


5) memberi pengetahuan tentang jenis vaksin yang di dropping oleh pemerintah sudah ijin BPOM yang menyatakan aman di gunakan.


6) Tim vaksinasi mobile dan program UKS keliling sekolah yang mulai tatap muka melakukan pemantauan dan menjaring orang tua yang belum melaksanakan vaksinasi.


7) Membuka pelayanan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas selama vaksin tersedia.


Wakil Bupati Ngawi mengatakan, akan tetap melaksanakan koordinasi dengan pihak Kesehatan, TNI dan Polri untuk menjalin kerjasama dalam pelaksanaan giat vaksinasi sehingga tercapai jumlah target yang ditetapkan di wilayah Kabupaten Ngawi.


Sementara itu, Kapolres Ngawi  berjanji akan membantu mensukseskan kegiatan vaksinasi dengan mengedepankan Bhabinkamtibmas, serta dalam pelaksanaan tetap berkoordinasi dengan Instansi terkait dan tenaga kesehatan sehingga pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan dengan aman, kondusif, dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.


Sementara, Dandim 0805, Letkol Inf. Totok Prio Kismanto akan melaksanakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan serta Instansi terkait untuk membantu mensukseskan pelaksanaan vaksinasi, sehingga dalam pelaksanaannya masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan serta dapat mencapai target sesuai yang di inginkan di wilayah Kabupaten Ngawi.

×
Berita Terbaru Update