Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Covid-19 Melandai, Sekolah di Kabupaten Ngawi Mulai Adakan PTM

Kamis, 07 Oktober 2021 | 20.24.00 WIB Last Updated 2021-10-07T13:24:18Z

 

Arif Subiakto, Kepala SMP Negeri 1 Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi

Laporan : Salsabiila | Kontributor Ngawi
Editor : Budi Santoso | Kaperwil Jatim


NGAWI,Harian7.com - Seiring dengan terus menurunnya angka Covid-19 di Kabupaten Ngawi, beberapa sekolah telah mengadakan Pertemuan Tatap Muka (PTM) terbatas.


Berdasarkan Surat Edaran Bupati Nomor 065/08.55/404.011/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Covid-19 di Kabupaten Ngawi yang mendasar pada Instruksi Mendagri nomor 34 tahun 2021, bahwa penerapan pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui
pembelajaran tatap muka terbatas.


Begitu pula dengan SMP Negeri 1 Gerih saat masa pandemi ini, pihak sekolah memberlakukan protokol kesehatan (prokes) yang cukup ketat baik selama proses belajar mengajar maupun kegiatan di lingkungan sekolah.


Penerapan prokes yang telah dilakukan diantara lain menyiapkan tempat cuci tangan, thermogun, menyediakan masker, dan handsanitizer serta cairan disinfektan sekaligus alat semprot.


Sesuai SE Bupati yang telah diterbitkan, terkait teknis pelaksanaan PTM terbatas di masa pandemi Covid-19 mulai dari perizinan, pemantauan peserta didik, hingga tata tertib wajib ditaati baik oleh siswa maupun pengajar.


Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Gerih, Arif Subiakto mengatakan, untuk membatasi agar tidak melanggar prokes maka PTM kelas X, XI, dan XII dilakukan secara bergantian berdasarkan absen.


"Bagi kelas X, XI, dan XII, hari Senin, Selasa, Rabu diperuntukkan nomor absen ganjil dan hari Kamis, Jumat, dan Sabtu untuk nomor absen genap," ungkap Arif Subiakto.


Pertemuan Tatap Muka Terbatas siswa SMP Negeri 1 Gerih, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur

Sesuai informasi yang didapat, dalam sehari terdiri 4 mata pelajaran dimana setiap mapel berlangsung 30 menit yaitu dari pukul 07.00 WIB - 11.00 WIB. Tidak ada jam istirahat bagi siswa, namun ada jeda waktu 15 menit tetapi tidak diperbolehkan keluar ruangan dan siswa diwajibkan membawa bekal dari rumah masing-masing.


Arif Subiakto menambahkan bahwa jam ke 0 sebelum pembelajaran dimulai, sekolah mengadakan sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan kepada seluruh siswanya.


Protokol kesehatan yang diterapkan diantaranya adalah siswa diantar oleh wali hanya sampai depan gerbang saja, sebelum masuk ruang kelas siswa harus mencuci tangan dengan sabun dan dicek suhu tubuhnya dengan thermogun, serta wajib menggunakan masker.


"Dalam proses belajar mengajar, kami menerapkan 50% dimana per kelas akan diisi 16 siswa, dimana kita sudah memiliki 13 ruang kelas dengan jumlah siswa sebanyak 391," imbuh Arif Subiakto.


Siswa SMP Negeri 1 Gerih mengikuti kegiatan vaksinasi

Terkait siswa dan tenaga pendidikan di SMP Negeri 1 Gerih, semua sudah mendapat vaksin dimana siswa sudah mendapat vaksin dosis 1 dan guru dipastikan sudah menerima vaksin dosis 1 dan 2.


Disamping itu, Arif Subiakto berharap, dengan dimulainya Pertemuan Tatap Muka (PTM) ini, semoga Covid-19 segera selesai sehingga siswa bisa melaksanakan PTM secara penuh 100% dengan aman dan nyaman tanpa rasa khawatir.

×
Berita Terbaru Update