Notification

×

Iklan


 

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolda Jatim Beri Apresiasi Kepada Akpol 95 yang Prioritaskan Vaksin Bagi Penyandang Disabilitas

Jumat, 03 September 2021 | 21.41.00 WIB Last Updated 2021-09-03T14:43:00Z

 

Kapolda Jatim, Irjen Pol. Nico Afinta meninjau langsung kegiatan vaksinasi bagi penyandang disabilitas di Gedung Mahameru, Kapolda Jatim, Jumat (3/9/2021).

Laporan : Salsabiila
Editor : Budi Santoso | Kaperwil Jatim


SURABAYA,Harian7.com - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pon Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama Polda Jatim, meninjau Vaksinasi bagi penyandang Disabilitas yang diselenggarakan oleh Akademi Kepolisian (Akpol) 95, Patriatama berbakti dimasa pandemi, yang dilaksanakan di Gedung Mahameru, Kapolda Jatim, Jumat (3/9/2021).


Acara vaksinasi tersebut terkoneksi secara video conference dengan 13 Polda yang juga mengadakan vaksinasi alumni Akpol 93 serta vidcon interaktif dengan Kapolri yang mengunjungi lokasi vaksinasi di BSI (Bina Sarana Informatika) Bekasi Utara.


Sebanyak 4.700 Dosis vaksinasi telah disiapkan untuk diberikan pada hari ini sebanyak 4.700 dengan jumlah tenaga media sebanyak 132 orang. Usai menerima vaksin, peserta juga diberi sembako serta voucher isi ulang oksigen.


Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta menjelaskan, program vaksinasi hari ini diprioritaskan kepada kaum difabel. Total hari ini sebanyak 4.700 yang terbagi menjadi tiga lokasi. Diantaranya 2.700 di Polda Jatim, 1.000 Polres Bangkalan, dan 1.000 di Polres Tanjung Perak Surabaya.


Pelaksanaan vaksinasi ini dilaksanakan oleh angkatan 95 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Rencana akan dilaksanakan vaksinasi sebanyak 38 ribu. Dan ini bagian program dari Pemprov Jatim yang mendapatkan arahan dari Menteri Kesehatan.


"Kami Polri, bersama TNI dan Pemprov selalu bersinergi. Kami berharap sinergitas ini mendapat dukungan dari masyarakat dengan mendaftar di Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mendapatkan vaksinasi," ungkap Irjen Pol. Nico Afinta


Kapolda Jatim juga memberikan apresiasi kepada angkatan 95 yang menunjukkan bhakti pada Negeri. Serta apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes), bapak ibu orang tua kaum difabel, serta seluruh peserta vaksinasi yang sudah datang melaksanakan vaksin ke dua.


Irjen Pol. Nico Afinta saat menyerahkan bantuan sembako kepada salah satu peserta vaksinasi bagi penyandang disabilitas

Irjen Pol. Nico Afinta menambahkan, tetap patuhi protokol kesehatan (prokes) dan jaga diri dengan memakai masker, jaga jarak, serta cuci tangan itu penting. Hidup kita sudah berubah, pola kita juga harus berubah sehingga kita bisa selamat.


"Ayo ubah prilaku ben selamet (ayo rubah perilaku biar selamat) situasi sudah berbeda," ujarnya.


Dari total sasaran 31.600.000 orang, hingga hari ini sudah menyuntikan 31,4 persen dari sasaran. Jadi sudah ada 15 juta orang yang sudah di vaksinasi. 100 persen adalah tenaga kesehatan dan petugas layanan publik.


"Sedangkan yang masih kami kejar dibawah 20 persen adalah anak anak remaja dan lansia. Sedangkan angkatan 95 ini sasarannya adalah kaum difabel," ucapnya.


Dari informasi yang diperoleh dari Kepala Dinas Kesehatan, sudah ada 2,3 juta vaksin sinovac yang nantinya akan segera dibagikan. Dimana Polda akan mendapat 300 ribu dan Kodam 300 ribu.


"Capaian vaksinasi di jatim untuk kaum difabel sudah 80 persen, sedangkan vaksin dari Polri sudah menerima 1.423.000 dan sudah digunakan. Hingga saat ini tinggal tersisa 183 ribu, dan sudah disebar sehingga tiga sampai empat hari lagi akan habis," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update