Notification

×

Iklan


 

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemkab Nganjuk Gelar Rapat Koordinasi Terkait Perayaan Idul Adha 1442H di Masa PPKM Darurat

Senin, 19 Juli 2021 | 19.50.00 WIB Last Updated 2021-07-19T12:50:41Z

 

Plt. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi saat pimpin langsung rapat koordinasi terkait perayaan Idul Adha 1442H

Laporan : Indra W | Kontributor Nganjuk

Editor : Budi Santoso | Kaperwil Jatim


NGANJUK, harian7.com - Terkait Surat Edaran Bupati Nganjuk Nomor : 451/1898/411.013/2021, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Koordinasi tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 di tempat ibadah, petunjuk pelaksanaan malam takbiran sholat Idul Adha, serta petunjuk teknis pelaksanaan Qurban tahun 1442H/2021M di Kabupaten Nganjuk.


Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi dan juga dihadiri oleh Kajari Nganjuk, Nophy Tennophero South, Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Inf Georgius Luky Ariesta, Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadhi Agung Prathama, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk, Taufiqurachman, Sekda Kabupaten Nganjuk, Moh. Yasin, dan perwakilan dari PCNU, MUI, Muhammadiyah serta LDII Kabupaten Nganjuk.


Plt. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menghimbau agar para tokoh agama menjalin kerjasama yang kuat, dimana fatwa-fatwanya lebih didengarkan oleh masyarakat untuk melawan Covid -19.

 

“Berkenaan dengan peringatan Idul Adha 1442H/2021M, untuk Idul Adha yang jatuh pada selasa (20/7/2021) Sholat Ied berjamaah sementara ditiadakan dulu, pelaksaaan pembagian daging qurban diantar saja, jangan mengambil sendiri untuk menghindari terjadinya kerumunan massa,” ungkap Marhaen Djumadi.


Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk, Taufiqurachman menegaskan, bahwa Kementerian Agama dalam hal ini mendukung dengan adanya PPKM darurat supaya angka Covid-19 tidak semakin meningkat. 


Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadhi Agung Pratama

Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadhi Agung Pratama mengatakan, rakor ini diadakan guna membahas dan mensosialisasikan Surat Edaran Nomor 16 Kementerian Agama tentang PPKM Darurat Wilayah Jawa-Bali. 


"Inti dari rakor ini untuk mensosialisasikan Surat edaran Nomor 16 Kementerian Agama tentang PPKM darurat yang ada di wilayah Jawa-Bali dan diseluruh Indonesia mengenai giat malam takbir dan ibadah sholat Idul Adha agar sementara ditiadakan,” ungkap AKBP Harviadhi Agung Pratama.


Sementara itu, berkaitan dengan pemotongan Qurban di laksanakan dirumah pemotongan hewan. Sedangkan, Takbir dan Shalat Hari Raya ldul Adha dapat dilakukan dirumah masing-masing sesuai dengan rukun sahnya Shalat ldul Adha.

×
Berita Terbaru Update