Notification

×

Iklan


 

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolda Jatim Bagikan Bansos dan Ajak Masyarakat Untuk Satu Pemikiran

Sabtu, 24 Juli 2021 | 14.03.00 WIB Last Updated 2021-07-24T07:03:02Z

 


Laporan : Indra W

Editor : Budi Santoso | Kaperwil Jatim


SURABAYA, harian7.com - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Nico Afinta pimpin langsung operasi yustisi aman nusa ll, dijalan Tidar, Surabaya, Jumat malam (23/7/2021). 


Dalam operasi ini, Kapolda Jatim, Irjen Pol. Nico Afinta membagikan Bantuan Sosial (Bansos) dan menghimbau kepada warga untuk tetap satu tujuan untuk patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan pemerintah dalam melaksanakan prokes. 


Irjen Pol. Nico Afinta tak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para pedagang dipinggir jalan untuk mematuhi aturan yang telah diterapkan oleh pemerintah. 


"Kami melihat apakah protokol 5M dikerjakan atau tidak, kalau ada masyarakat yang tidak menggunakan masker, maka akan kami berikan masker untuk digunakan khususnya dalam situasi PPKM," ungkap Irjen Pol. Nico Afinta.


Kapolda juga memberikan bantuan beras dan sembako kepada masyarakat yang terdampak PPKM, hal ini dilakukan juga oleh seluruh Jajaran Polda Jawa Timur. 


"Kami mengharapkan kepada masyarakat untuk bersinergi dengan seluruh aparat termasuk Polisi. Kami Polda Jatim bersama Kodam V Brawijaya, dan Pemprov akan selalu bersinergi dengan masyarakat," ujarnya kepada harian7.com


"Kalau masyarakat ikut dengan kami untuk mematuhi program ini saya yakin semua bisa kita lewati. Karena ini tergantung dari disiplin kita untuk mematuhi 5M," tambahnya. 


Selanjutnya, Irjen Pol. Nico Afinta mengingatkan masyarakat yang memiliki gejala covid atau yang belum vaksin, segera melapor ke Puskesmas, Babinsa, dan Babinkamtibmas. Karena sudah disiapkan tim tracing, tim testing, dan obat-obatan. 


"Ayo kita bersama-sama dengan Pemerintah, Pangdam, dan Gubernur untuk hadapi pandemi covid bersama-sama," ungkap Irjen Pol. Nico Afinta


Kapolda Jatim mengibaratkan seperti mengendarai angkutan umum, bersama-sama seperti mengendaraai kendaraan, se-iya, sekata, sejalan, ada sopir, kenek, dan penumpang. Sopir dan Keneknya itu diibaratkan seperti pemerintah, sedangkan penumpangnya adalah masyarakat. 


"Mobil bisa berjalan kalau Sopir, kenek, dan penumpangnya mempunyai tujuan yang sama. Untuk itu kami hadir, untuk menyelamatkan kita semua dengan patuh terhadap 5M," Pungkasnya

×
Berita Terbaru Update